CASKegiatanUncategorized

Menyusul UN, UKK bagi SMK juga dihapuskan

UNBK SMK yang sudah dilaksanakan sejak 16 Maret 2020, mungkin memiliki kesan tersendiri bagi siswa/i SMK di Indonesia, pasalnya Ujian dilaksanakan ditengah penyebaran COVID-19, dan tidak sedikit juga sekolah yang menunda UNBK.

Namun pada akhirnya melihat kondisi yang saat ini semakin parah, dimana penyebaran virus semakin masif, DPR serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) telah sepakat untuk menghapus Ujian Nasional (UN) 2020. Bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) meskipun sebelumnya sudah melaksanakan UNBK, dan tinggal menunggu Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) yang pada awalnya akan dilaksanakan mulai tanggal 04 April 2020, maka untuk UKK juga resmi dihapuskan.

Melalui surat edaran Nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), pada poin 1 mengenai Ujian Nasional bahwa “UN Tahun 2020 dibatalkan, termasuk Ujian Kompetensi Keahlian 2020 bagi Sekolah Menengah Kejuruan.

Sementara mengenai kriteria penilaian untuk kelulusan dapat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Saat ditanyai pendapat mengenai kebijakan ini, Ibu Isti Rachmawati S.Pd selaku wali kelas 12 AP 2 Citra Angkasa School berpendapat bahwa “UKK untuk melihat bakat yang dimiliki para siswa/i, seharusnya jangan ditiadakan, tetapi diganti atau menggunakan opsi lain yang setara”.
Selain guru, team juga telah menghubungi salah satu siswa kelas 12 Surya Wijaya. Surya mengatakan jika UKK dihapuskan tentu ada hal positif dan negatifnya. “Positifnya kita bisa semakin siaga akan penyebaran COVID-19, karena menjauhi tempat-tempat keramaian. Sementara negatifnya angkatan kami tidak bisa merasakan Ujian Kompetensi”, ungkapnya.

Surya sendiri berpendapat jika menurutnya UKK penting karena nantinya dapat memperoleh sertifikat dari hasil ujian tersebut, dan itu bisa digunakan untuk melamar kerja. Selain itu Surya yang juga pernah menjabat sebagai Koordinator Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Ekstrakulikuler OSIS ini menyayangkan karena perpisahan untuk angkatannya menjadi kurang berkesan karena banyaknya hambatan yang disebabkan oleh COVID-19. Namun semua kembali lagi pada keputusan pemerintah. “saya rasa keputusan yang diambil merupakan keputusan yang terbaik, dan pemerintah pasti sudah mempertimbangkan segalanya baik positif maupun negatif”.

Apapun keputusan pemerintah selagi itu baik, kita sebagai warga negara nya harus patuh ya teman-teman. Ingat ya untuk tetap menjaga kebersihan dan pastikan rajin mencuci tangan, dan paling penting hindari keramaian. Stay safe and healthy guys. #COVID-19 #dirumahaja #belajardarirumah #UN #UKK. (mkd)

Tags
Show More
Daftar SMK Citra Angkasa School !!!

Related Articles

Back to top button